Nasi Bungkus Dapur Umum Ibu Rulyani

13/11/2010 Comments Off on Nasi Bungkus Dapur Umum Ibu Rulyani

Animo membantu sesama manusia yang sedang menjadi penyintas akibat aktivitas Gunung Merapi ini sungguh luar biasa. Tanpa tedeng aling-aling, warga berusaha menyisir daerah-daerah yang dijadikan tempat pengungsian. Baik itu TPS/TPA resmi ataupun pengungsian-pengungsian swadaya masyarakat.

Pasca erupsi Merapi yang kedua (5 November 2010), gerakan “nasi bungkus” menjadi salah satu cara utama para warga Kodya Yogyakarta menjamu tamu-tamu pengungsi Merapi. Bukan hanya mereka yang semakin ke Selatan (baca: mengungsi ke daerah yang semakin mendekati Kodya Yogyakarta) yang menjadi sasaran jamuan warga kota, tetapi juga par apengungsi di Magelang, Klaten, dan bahkan Boyolali.

Ibu Rulyani pun menggalang warga sekitar rumahnya dan membangun dapur umum dadakan di halaman depan rumahnya. #UN mendapatkan kehormatan untuk mendistribusikan 600 nasi bungkus yang diproduksi Ibu Rulyani dan teman-teman. Mulai dari hari pertama pasca erupsi Gunung Merapi yang kedua sampai dengan lima hari kemudian. Sebanyak 300 nasi bungkus kami antarkan ke sejumlah posko yang membutuhkan setiap waktu makan siang dan makan malam.

Berikut sejumlah lokasi yang sempat mencicipi masakan sedap Ibu Rulyani dan teman-teman:

  • 6 November 2010 (siang)
    Caturharjo (300 bh)
  • 6 November 2010 (malam)
    Caturharjo (150 bh);
    Gereja Kotabaru (150 bh)
  • 7 November 2010 (siang)
    Balai Desa Taji Prambanan (300 bh)
  • 7 November 2010 (malam)
    Ponpes Ali Muhdi (300 bh)
  • 8 November 2010 (siang)
    GKJ Gondang, Klaten (300 bh)
  • 8 November 2010 (malam)
    Balai Desa Ngawen (300 bh)
  • 9 November 2010 (siang)
    Mlati – Jatimulyo (120 bh)
    Karangtanjung (180 bh)
  • 9 November 2010 (malam)
    Candi Gebang Atas (150 bh)
    Kemusuh, Banyurejo, Tempel (150 bh)
  • 10 November 2010 (siang)
    Pandowohargo, Jl Magelang KM 10 (300 bh)
  • 10 November 2010 (malam)
    Kemusuh, Banyurejo, Tempel (150 bh)
    GKJ Gondang, Klaten (300 bh)
  • 11 November 2010 (siang)
    Kemusuh, Banyurejo, Tempel (300 bh)
  • 11 November 2010 (malam)
    Posko Referendum Relawan (300 bh)

Tagged:

Comments are closed.

What’s this?

You are currently reading Nasi Bungkus Dapur Umum Ibu Rulyani at UNITED OF NOTHING.

meta

%d bloggers like this: