Tentang #UN

Marzuki Mohammad (Zuki/Kill the DJ/Chebolang) mengawali United of Nothing di tahun 2004 dengan mencetak kaos, menjualnya, kemudian menyumbangkan hasil penjualan untuk korban bencana alam.

Aksi langsung kami terhadap penanganan bencana baru dimulai ketika bencana gempa bumi mengoyak kampung halaman kami; Yogyakarta dan sekitarnya tahun 2006. Saat itu, penjualan kaos kami bisa menyumbang 10 rumah bagi mereka yang rumahnya roboh dan satu taman kanak-kanak. Selain tentu saja operasi sumbangan logistik dan tenda untuk rumah dan sekolah sementara pada aksi tanggap bencana di minggu-minggu pertama. Tentu saja pada tahap ini sumbangannya bukan hanya dari penjualan kaos, melainkan juga sumbangan dari teman-teman kami di seluruh dunia.

Kenapa United of Nothing?

Karena kami memang bukan siapa-siapa, kami hanyalah sekumpulan sukarelawan yang terdiri dari anak-anak nakal, yang berkumpul dan bergerak hanya karena rasa kemanusiannya tanpa kibaran bendera. Setelah aksi kami di bencana gempa bumi Yogyakarta 2006, banyak relasi kami mengusulkan untuk mendorongnya menjadi NGO resmi. Tentu saja jawabannya tidak. Kami berkumpul ketika situasi meminta kami harus berkumpul, dan kami bubar begitu saja ketika harus bubar.

Karena membantu bukan pekerjaan kami, ini hanyalah hobi, United of Nothing adalah ruang dimana kami bisa mengekspresikan rasa kemanusiaan dan solidaritas. Prestasi dan monumen kemanusiannya terbangun di dalam jiwa kami.

Humanism has no limit.
From nothing to something.
Have fun, donate!!!

SUKAWAN #UN #Merapi 2010 (berdasarkan alfabet)

Adjie (@giyatgiyut); Agra (@agranih); Anas (@anaz_kh); Andy Koh (@ikiAndy); Ardy; Asep; Badak; Bayu (@badjubarat); Danang (@ddaannaanngg); Daru ; Daruaji (@tahibabal); Dita (@auliaanindita); Endoch (@endoch); Gepeng (@GepengKK); Grace (@gracesamboh); Greg (@gregarya); Gufi (@masgufi); Jenggot (@jenggotja); Lekir (@wr_lqr); Mas Mul (dari Dusun Kinahrejo); Mas Soleh (dari Dusun Kinahrejo); Nando; Nikiboi (@nikiYK); Nindya; Ratna (@bibitititeliti); Samid (@monsterkrupuk); Sapi (@madcowYK); Sasha; Soni; Tebleh (@tebleh); Tegil (@adityanugraha75); Wandan (@wandanwans); Zuki (@KILDDJ)

  • Program-program #UN

    Kami bantu Anda bantu mereka
    Teman-teman membantu #UN untuk membantu para korban #Merapi 2010.

    Bayi, anak, ibu, lansia
    Fokus pembelanjaan donasi uang dan penerimaan bantuan masuk #UN pada kebutuhan bayi, batita, balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia.

    Dukung SAR DIY
    Bentuk dukungan #UN untuk SAR DIY beragam mulai dari penggalangan dana operasional; memebuhi kebutuhan perlengkapan lapangan; sampai dengan tenaga dan armada untuk evakuasi.

    Ayo, pekerjakan pengungsi!
    Mengingat masih panjangnya waktu pengungsian yang harus dilalui para pengungsi, apalagi mereka yang rumah dan harta bendanya luluh-lantak akibat erupsi Gunung Merapi; #UN mengajak teman-teman sekalian untuk membantu perputaran roda ekonomi para pengungsi dengan mempekerjakan mereka.

    Code Siaga!
    Bahaya Merapi bukan hanya magma dan awan panas, tetapi juga material berupa pasir dan batu yang dimuntahkannya. Material-material itu belum semuanya turun; karenanya #UN bersama sejumlah teman pecinta alam membangun jaringan kesiagaan warga yang bermukim di bantaran Kali Code.

    Berbagi kasih melalui air bersih
    Sekembalinya para penduduk dari tempat-tempat pengungsian, dampak sekunder erupsi Merapi baru terasa. Bukan hanya rumah penuh abu yang mereka hadapi, tetapi juga saluran air yang kotor atau bahkan rusak total. #UN bekerjasama dengan beberapa teman lainnya untuk membantu memperbaiki atau membangun kembali saluran air mereka.
  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 10 other followers

%d bloggers like this: