midnight.bunny menggambar untuk Merapi

30/11/2010 Comments Off on midnight.bunny menggambar untuk Merapi

 

Ingin punya ilustrasi diri sembari menyumbang untuk Merapi? Hubungi Ariela Kristantina! Seniman muda kelahiran Jakarta ini menyediakan dirinya untuk menggambar potret atau ilustrasi Anda bersama midnight.bunny, karakter boneka kelinci yang kerap muncul dalam karya-karyanya belakangan ini.

Bagaimana caranya mendapatkan ilustrasi-ilustrasi macam ini? Kirimkan foto diri Anda bersama bukti transfer pembayaran pembuatan gambar (dan donasi Anda) ke midnite_ak@yahoo.co.uk :)


Advertisements

Si putih namanya!

25/11/2010 Comments Off on Si putih namanya!

Si putih namanya. Kisah ini hanya sedikit tentangnya. Si putih panggilan sayang kami di Posko #UN untuk pick-up ini! Kendaraan pribadi milik Theresia Agustina Sitompul dan S. Teddy Darmawan ini siap sedia membantu #UN menyisiri Sleman, Klaten, Magelang, Boyolali, dan, bahkan, Gunung Kidul. Si putih sudah mendampingi kami semenjak 30 Oktober 2010.

Tepat tiga minggu kami memforsirnya, akhirnya si putih sakit juga. Setelah tiga hari ‘opname’, hari ini, 25 November 2010, kami mengembalikan si putih ke pemiliknya. Terima kasih banyak Theresia Agustina Sitompul dan S. Teddy Darmawan atas donasi luar biasanya! Tanpa si putih #UN tak mungkin menjelahahi sedemikian banyak tempat! Terima kasih banyak sudah membantu kami membantu mereka!

Nasi Bungkus Dapur Umum Ibu Rulyani

13/11/2010 Comments Off on Nasi Bungkus Dapur Umum Ibu Rulyani

Animo membantu sesama manusia yang sedang menjadi penyintas akibat aktivitas Gunung Merapi ini sungguh luar biasa. Tanpa tedeng aling-aling, warga berusaha menyisir daerah-daerah yang dijadikan tempat pengungsian. Baik itu TPS/TPA resmi ataupun pengungsian-pengungsian swadaya masyarakat.

Pasca erupsi Merapi yang kedua (5 November 2010), gerakan “nasi bungkus” menjadi salah satu cara utama para warga Kodya Yogyakarta menjamu tamu-tamu pengungsi Merapi. Bukan hanya mereka yang semakin ke Selatan (baca: mengungsi ke daerah yang semakin mendekati Kodya Yogyakarta) yang menjadi sasaran jamuan warga kota, tetapi juga par apengungsi di Magelang, Klaten, dan bahkan Boyolali.

Ibu Rulyani pun menggalang warga sekitar rumahnya dan membangun dapur umum dadakan di halaman depan rumahnya. #UN mendapatkan kehormatan untuk mendistribusikan 600 nasi bungkus yang diproduksi Ibu Rulyani dan teman-teman. Mulai dari hari pertama pasca erupsi Gunung Merapi yang kedua sampai dengan lima hari kemudian. Sebanyak 300 nasi bungkus kami antarkan ke sejumlah posko yang membutuhkan setiap waktu makan siang dan makan malam.

Berikut sejumlah lokasi yang sempat mencicipi masakan sedap Ibu Rulyani dan teman-teman:

  • 6 November 2010 (siang)
    Caturharjo (300 bh)
  • 6 November 2010 (malam)
    Caturharjo (150 bh);
    Gereja Kotabaru (150 bh)
  • 7 November 2010 (siang)
    Balai Desa Taji Prambanan (300 bh)
  • 7 November 2010 (malam)
    Ponpes Ali Muhdi (300 bh)
  • 8 November 2010 (siang)
    GKJ Gondang, Klaten (300 bh)
  • 8 November 2010 (malam)
    Balai Desa Ngawen (300 bh)
  • 9 November 2010 (siang)
    Mlati – Jatimulyo (120 bh)
    Karangtanjung (180 bh)
  • 9 November 2010 (malam)
    Candi Gebang Atas (150 bh)
    Kemusuh, Banyurejo, Tempel (150 bh)
  • 10 November 2010 (siang)
    Pandowohargo, Jl Magelang KM 10 (300 bh)
  • 10 November 2010 (malam)
    Kemusuh, Banyurejo, Tempel (150 bh)
    GKJ Gondang, Klaten (300 bh)
  • 11 November 2010 (siang)
    Kemusuh, Banyurejo, Tempel (300 bh)
  • 11 November 2010 (malam)
    Posko Referendum Relawan (300 bh)

Masker gratis #2

05/11/2010 Comments Off on Masker gratis #2

Malam ini kami memutuskan untuk rehat dulu dari kegiatan posko. Bantuan logistik tampak menumpuk di hampir semua TPS/TPA yang kami datangi. Komandan kami baru saja mengajak bersulang untuk kegiatan kami selama sembilan hari belakangan.

Sembari menghabiskan anggur-merah-campur-bir kami nongkrong di pelataran depan WHATEVER Shop, posko kami. Selang beberapa waktu, kilatan api tampak dari arah utara. Kami mulai was-was dan kembali menyalakan HT. Benar saja, hujan kerikil dan pasir sampai ke tengah kota Yogyakarta.

Tanpa komando, sebagian dari kami langsung bergerak mengambil dus-dus masker. Sebagian lainnya menyiapkan helm dan goggle. Komandan kami pun segera menulisi papan tulis dan #UN pun kembali beraksi membagikan masker gratis sekaligus info-info yang kami dapatkan via cenel Balerante.

Kami pun sadar; kami harus bersiap marathon membantu korban Merapi…

Pak Komandan #UN membuat pengumuman dadakan

Supaya orang tak heran keramaian apa yang terjadi di jalanan malam-malam

"Masker! Masker!"

Pemuda setempat (Abubakar Ali) pun akhirnya ikut membantu kami membagikan masker-masker gratis kepada pengguna jalan.

Jl. Abubakar Ali 2, Kotabaru, Yogyakarta 55224

*bloopers*

This picture shows destruction in near to Merapi volcano (back) after the first eruption on October 26, taken from Kaliadem village on the slope of Merapi mountain in Sleman on October 31, 2010. Indonesia's most active volcano which had claimed at least 36 lives last week spewed more searing clouds of gas and ash on October 31, triggering fresh panic among locals. (ADEK BERRY/AFP/Getty Images)

Masker gratis #1

31/10/2010 Comments Off on Masker gratis #1

Picture taken from Balerante village in Klaten shows Merapi volcano releasing ash clouds on November 1, 2010. Indonesia's most active volcano which has claimed at least 36 lives last week spewed more searing clouds of gas and ash on October 31, triggering fresh panic among locals. (ADEK BERRY/AFP/Getty Images)

Donasi masker

Tengah kota Yogyakarta 2010; hujan abu pertama

Masker gratis buat semua

"Ayo, pakai masker! Abu vulkanik nggak asyik!"

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with Kami bantu Anda bantu mereka at UNITED OF NOTHING.